Home / KITAB NIKAH

KITAB NIKAH

HADANAH [Hak mendidik dan merawat]

HADANAH [Hak mendidik dan merawat] Yang dimaksud hadanah disini ialah menjaga, memimpin dan mengatur segala hal anak2 yang belum dapat menjaga dan mengatur dirinya sendiri. Apabila suami istri bercerai sedangkan keduanya mempunyai anak yang belum mumayyiz[belum mengerti kemaslahatan dirinya],maka istrinya yang berhak mendidik dan merawat anak itu hingga ia mengerti kemaslahatan dirinya.Dalam waktu itu sianak hendaklah tinggal bersama ibunyaselam ibunya ... Read More »

NAFKAH

                NAFKAH Yang dimaksud dengan nafkah yaitu semua kebutuhan dan keperluan yang berlaku menurut keadaan dan tempat,seperti makanan,pakaian,rumah dan sebagainya. Banyaknya nafkah yang diwajibkan adalah sekedar mencukupi kebutuhan dan keperluan serta mengingat keadaan dan kemampuan orang yang berkewajiban menurut kebiasaan masing2 tempat. Firman Allah SWT: ‘’Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. dan orang yang disempitkan rezkinya hendaklah memberi ... Read More »

RUJUK

RUJUK Rujuk ialah’’mengembalikan istri yang telah ditalak pada pernikahan yang asal sebelum diceraikan.’’ PERCERAIAN ADA TIGA CARA; Talak tiga,dinamakan ‘’ba’in kubra’’.Laki2 tidak boleh rujuk lagi dan tidak sah menikah lagi dengan bekas istrinya itu,kecuali apabila perempuan itu telah menikah dengan orang lain serta sudah campur,sudah diceraikan,dan sudah habis pula ‘iddahnya,barulah suami yang pertama boleh menikahinya lagi. Talak tebus,dinamakan ‘’ba’in sugra’’.Dalam ... Read More »

‘IDDAH

                ‘IDDAH Iddah ialah ‘’masa menanti yang diwajibkan atas perempuan yang diceraikan suaminya[cerai hidup atau mati,gunanya supaya diketahui kandungannya berisi atau tidak.’’ Perempuan yang ditinggalkan suaminya adakalanya hamil adakalanya tidak,maka ketentuannya adalah sebagai berikut: Bagi perempuan yang hamil,’iddahnya adalah sampai lahir anak yang dikandungnya itu,baik cerai mati ataupun cerai hidup. Firman Allah SWT: ‘’ Dan perempuan-perempuan yang tidak haid lagi ... Read More »

LI’AN

                LI’AN Li’an ialah perkataan suami sebagai berikut:’’Saya persaksikan kepada Allah bahwa saya benar terhadap tuduhan saya kepada istri saya bahwa dia telah berzina.’’Kalau ada anak yang diyakininya bukan anaknya,hendaklah diterangkan pula bahwa anak itu bukan anaknya.Perkataan tersebut hendaklah diulanginya empat kali,kemudian ditambahnya lagi dengan kalimat,’’Laknat Allah akan menimpaku sekiranya aku dusta dalam tuduhanku ini.’’ Apabila seseorang menuduh orang lain ... Read More »

ZIHAR

                ZIHAR Zihar ialah’’seorang laki2 menyerupakan istrinya dengan ibunya sehingga istrinya itu haram atasnya.’’Seperti kata suami kepada istrinya,’’Engkau tampak olehku seperti punggung ibuku.’’ Apabila seorang laki2 mengatakan demikian dan tidak diteruskannya kepada talak,maka ia wajib membayar  kafarat,dan haram bercampur dengan istrinya sebelum membayar kafarat itu. Zihar ini pada zaman jahiliyyah dianggap menjadi talak,kemudian diharamkan oleh agama islam serta diwajibkan membayar ... Read More »

ILA’

                ILA’ Ila’ artinya’’sumpah si suami tidak akan mencampuri istrinya dalam masa yang lebih dari 4 bulan atau tidak menyebutkan jangka waktunya.’’ Apabila seorang suami bersumpah sebagaimana sumpah tersebut,hendaklah ditunggu sampai 4 bulan.Kalau dia kembali baik kepada istrinya sebelum sampai 4 bulan,dia diwajibkan membayar denda sumpah [kafarat]saja.Tetapi kalau sampai 4 bulan dia tidak kembali baik kepada istrinya,hakim berhak menyuruhnya memilih ... Read More »

TALAK [PERCERAIN]

                TALAK[PERCERAIN]   Ta’rif talak menurut bahasa arab adalah’’melepaskan ikatan’’.Yang dimaksud disini adalah melepaskan ikatan pernikahan.Apabila hubungan suami istri tidak dapat mencapai tujuan2 pernikahan secara baik,maka hal itu akan mengakibatkan berpisahnya dua keluarga.Karena tidak adanya kesepakatan antara suami istri,maka dengan keadilan Allah SWT dibukakannya suatu jalan keluar dari segala kesukaran itu,yakni pintu perceraian.Oleh karena itu,dengan menilik kemaslahatan atau kemadharatannya,maka hukum ... Read More »

NUSYUZ[DURHAKA]

                NUSYUZ[DURHAKA] Apabila istri menentang kehendak suami dengan tidak ada alasan yang dapat diterima menurut hukum syara’,tindakan itudiandang durhaka.Apabila suami melihat gelagat istrinya akn durhaka,ia harus menasihatinya dengan sebaik-baiknya.Apabila sesudah dinasihati tetapi masih terus juga tampak durhakanya,hendaklah suami berpisah tidur dengan istri.Kalau ia masih terus juga meneruskan kedurhakaannya,maka diperbolehkan memukulnya,tetapi jangan sampai merusak badannya. Firman Allah SWT: ‘’ Kaum laki-laki ... Read More »

MUT’AH [PEMBERIAN]

            MUT’AH[PEMBERIAN] Mut’ah adalah suatu pemberian suami kepada istrinya sewaktu dia menceraikannya.Pemberian ini diwajibkan atas laki2 apabila perceraian itu terjadi karena  kehendak suami.Tetapi kalau perceraian itu karena kehendak si istri maka pemberian  itu tidak wajib. Banyaknya pemberian itu menurut keridhoan keduanya dengan mempertimbangkan keadaan kedua suami istri.Akan tetapi sebaiknya jangan kurang dari seperdua mahar. Firman Allah SWT: ‘’ Hai orang-orang ... Read More »