Home / Muamalat / LUQATAH [Barang temuan]

LUQATAH [Barang temuan]

LUQATAH[Barang temuan]

Luqatah ialah barang2 yang didapat dari tempat yang tidak dimiliki oleh seorang pun.

Hukum mengambil barang temuan:

  1. Sunat,bagi orang yang percaya kepada dirinya bahwa ia sanggup mengerjakan segala yang bersangkutan dengan pemeliharaan barang itu sebagaimana mestinya.
  2. Wajib,apabila berat sangkaannya bahwa barang itu akan hilang dengan sia2 kalau tidak diambilnya.
  3. Makruh,bagi orang yang tidak percaya kepada dirinya,boleh jadi ia akan berhkianat terhadap barang itu kemudian hari.

RUKUN LUQATAH

  1. Ada yang mengambil.Jika yang mengambil adalah orang yang tidak adil,hakim berhak mencabut barang itu dari orang tersebut dan memberikannya kepada orang yang adil dan ahli.Begitu juga kalau yang mengambilnya adalah anak kecil,hendaklah diurus oleh walinya.
  2. Bukti barang temuan.Sesuatu yang ditemukan ada 4 macam:
  3. Barang yang dapat disimpan lama[seperti emas perak]hendaklah disimpan ditempat yang sesuai  dengan keadaan barang itu,kemudian diberitahukan kepada umum ditempat2  yang ramai dalam masa satu tahun.Hendaklah pula dikenal beberapa sifat barang yang ditemukannya itu,umpamanya tempat,tutup,ikat,timbangan atau bilangannya.Sewaktu memberitahukannya hendaklah sebagian dari sifat2 itu diterangkan,jangan semuanya,agar jangan terambil oleh orang2 yang tidak berhak.

Keterangan:

Sabda Nabi Muhammad SAW:

عن زيد ابن خا لد  ان النبي صلى الله عليه وسلم سئل عن لقطة الذهب اوالورق فقال اعرف عفا صها ووكا ئها ثم عرفها سنة فان جاء صا حبها فادها اليه والا فشئنك بها .رواه الشيخان

Dari Zaid bin Khalid,’’Sesungguhnya Nabi SAW telah ditanya orang masalah keadaan emas atau perak yang ditemukan.Sabda beliau,’Hendaklah engkau ketahui tempat dan ikatannya,kemudian hendaklah engkau beritahukan selama satu tahun.Kalau datang yang punya,hendaklah engkau berikan kepadanya.Kalau sesudah satu tahun ia tidak datang,maka terserah kepadamu’’[H.R.Buhkari dan Muslim]

  1. Barang yang tidak tahan disimpan lama,seperti makanan.Orang yang mengambil barang seperti ini boleh memilih antara mempergunakan barang itu,asal dia sanggup menggantinya apabila bertemu dengan yang punya barang,atau ia jual,uangnya hendaklah ia simpan agar kelak dapat diberikannya kepada pemiliknya apabila bertemu.
  2. Barang yang dapat tahan lama dengan usaha,seperti susu,dapat disimpan lama apabila dibuat keju.Yang mengambil hendaklah memperhatikan yang lebih berfaidah bagi pemiliknya[dijual atau dibuat keju].
  3. Suatu yang membutuhkan nafkah,yaitu binatang atau manusia ,umpamanya anak kecil.Sedangkan binatang ada 2 macam:
  4. Binatang yang kuat;berarti dapat menjaga dirinya sendiri terhadap binatang yang buas,misalnya unta,kerbau,atau kuda;binatang seperti ini lebih baik dibiarkan saja,tidak usah diambil.

Sabda Rasulullah SAW:

عن زيد ابن خا لد وسئل صلى الله عليه وسلم عن ضا لة الابل فقال ما لك ولها دعها .رواه الشيخان

Dari Zaid bin Khalid,’’Seseorang telah bertanya kepada Rasulullah SAW tentang keadaan unta yang sesat.Rasulullah SAW menjawab,’Biarkan sajalah,tak usah engkau pedulikan.’’[H.R.Bukhari dan Muslim]

  1. Binatang yang lemah,tidak kuat menjaga dirinya terhadap bahaya binatang buas.Binatang seperti ini hendaklah diambil.Sesudah diambil diharuskan melakukan salah satu dari tiga cara:1]Disembelih lalu dimakan,dengan syarat sanggup membayar harganya apabila bertemu dengan pemiliknya.2] Dijual,dan uangnya disimpan agar dapat diberikannya kepada pemiliknya.3]Dipelihara dan diberi makan dengan maksud menolong semata-mata.

Sabda Rasulullah SAW:

عن زيد ابن خالد وسئل صلى الله عليه وسلم عن الشاة فقال صلى الله عليه وسلم خذها فانما هي لك او لاخيك او للذئب .رواه الشيخان

Dari Zaid bin Khalid,’’Seseorang telah bertanya kepada Rasulullah SAW tentang keadaan kambing yang sesat.Beliau menjawab,’Ambillah olehmu kambing itu ,karena sesungguhnya kambing itu untukmu,kepunyaan saudaramu,atau tersia-sia di makan serigala.’’[H.R.Bukhari dan Muslim]

Kalau barang yang didapat itu barang yang besar atau berharga,hendaklah diberitahukan dalam masa satu tahun.Tetapi kalau barang yang kecil2[tidak begitu berharga],cukup diberitahukan dalam masa kira2 yang kehilangan sudah tidak mengharapkannya lagi.

Adapun apabila yang ditemukan itu adalah manusia,misalnya anak kecil atau orang bodoh,maka wajib kifayah atas muslimin mengambil dan menjaganya begitu juga mendidiknya,dan wajib dititipkan kepada orang yang dipercayai serta bersifat adil.Biaya hidupnya,kalau ia membawa harta,diambilkan dari hartanya sendiri,tetapi kalau tidak mempunyai harta,biaya hidupnya diambilkan dari baitul maal[kalau baitul maalnya teratur];kalau tidak teratur,maka atas tanggungan orang islam yang mampu.

Firman Allah SWT:

‘’ Oleh Karena itu kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan Karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan Karena membuat kerusakan dimuka bumi, Maka seakan-akan dia Telah membunuh manusia seluruhnya dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, Maka seolah-olah dia Telah memelihara kehidupan manusia semuanya. dan Sesungguhnya Telah datang kepada mereka rasul-rasul kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, Kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi.[Al-Maidah:32]

 

Peringatan:

  1. Kalau seseorang yang mengambil sesuatu yang ditemukan itu sengaja berkhianat,yaitu tidak diberitahukannya,melainkan sengaja diambil untuk menjadi miliknya sendiri ,kemudian barang itu hilang dari tangannya,maka ia wajib mengganti,walaupun pada akhirnya diberitahukannya juga.Sebaliknya kalau mula2 dia sengaja untuk amanat,kemudian berbalik menjadi khianat,maka dia tidak wajib mengganti karena ia semata2 sengaja berkhianat sesudah adanya barang ditangannya.
  2. Kalau barang sudah dimiliki oleh orang yang menemukannya,kemudian datang pemiliknya,hendaklah barang itu dikembalikan berikut tambahannya yang tidak dapat dipisahkan;kecuali tambahan yang terpisah,adalah kepunyaan orang yang menemukannya.

About admin

Nama saya gilang mahival, Hanya seorang hamba allah yang gemar menimba ilmu dari pesantren ahlussunnah. Dan mengharapkan ridha nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*