Home / Tauhid Ummul barohin / Muqodimah ummul barohin

Muqodimah ummul barohin

            بسم الله الرحمن الرحيم

Penting sekali kepada setiap yang akan memulai satu fan ilmu harus menerangkan tentang mabadi’[dasar2 ilmu] yang bersangkutan dengan itu ilmu yang akan dipelajarinya.Sebagaimana didalam keterangannya:

يَنْبَغِيْ لِكُلِ شَارِعٍ فِي فَنٍ مِنَ اْلفُنُوْنِ اَنْ يَعْرِفَ حَدَهُ وَحُكْمَهُ وَمَوْضُوْعَهُ وَفَا ئِدَ تَهُ اِلَى اَخِرِ اْلمَبَا دِي اْلعَشَرَةِ اْلمَشْهُوْرَةِ

Artinya:Semestinya  kepada setiap orang  yang akan memulai mempelajari  satu fan ilmu untuk mengetahui akan definisinya ,hukumnya,maudu’nya,dan faidahnya sampai akhir mabadi’ yang 10 yang  telah masyhur.

Adapun mabadi’[dasar2] ilmu tauhid ada 10 yaitu:

  1. فَحَدُهُ :Ta’rifnya:

Ta’rifnya ilmu tauhid terbagi 3:

  1. Menurut etimologi/bahasa:

اَلْعِلْمُ بِاَنَ الشَيْئَ وَاحِدٌ:mengetahui bahwa setiap perkara itu satu.

  1. Menurut terminologi:

عِلْمٌ يَقْتَدِرُ عَلَى اِثْبَاتِ العَقَا ئِدِ الدِيْنِيَةِ مُكْتَسَبٌ مِنْ اَدِ لَتِهَا الْيَقِيْنَةِ:satu ilmu yang mampu menerangkan

patekadan yang bersangkutan dengan agama yang dicari dari dalil2 yang sudah yaqin.

  1. Menurut syara’:

اِفْرَادُاْلمَعْبُوْدِ بِالْعِبَادَةِ مَعَ اعْتِقَادِ وَاحْدَ انِيَتِهِ وَالتَصْدِيْقَ بِهَا ذَاتًا وَصِفَاتًا وَاَفْعَالاُ:Mengesakan Allah yang di sembah dan meneqadkan keesaan –Nya dengan pengakuan dan penerimaan Maha Esa-Nya Allah didalam dzatnya,sifatnya dan pekerjaannya.

  1. وَمَوْضُوْعُهُ:ذَاتُ اللهِ تَعَالى مِنْ حَيْثُ مَا يَجِبُ لَهُ وَمَا يَسْتَحِيْلُ وَمَا يَجُوْزُ وَذَاتُ الرُسُلِ كَذَالِكَ وَالْمُمْكِنُ مِنْ حَيْثُ اِنَهُ يَتَوَصَلُ بِهِ اِلَى وُجُوْدِ صَا نِعِهِ وَالتَمْعِيَاتِ مِنْ حَيْثُ اِعْتِقَادِهَا:Dzat Allah dan Dzat Rasul dari jihat yang wajib,yang mustahil,yang wenang dan yang mumkin dst.
  2. وَثَمْرَتُهُ:مَعْرِفَةُاللهِ بِالْبَرَاهِيْنِ الْقَطْعِيَةِ وَالْفَوْزُ بِالسَعَادِيَةِاْلاَبَدِيَةِ:Buahnya ilmu tauhid yaitu:ma’rifat kepada Allahdan Rasul-Nya dengan dalil yang qat’I dan menentukan kebahagiaan yang abadi di akhirat.
  3. وَفَضْلُهُ:اَنَهُ اَشْرَفُ الْعُلُوْمِ لِكَوْنِهِ مُتَعَلِقًا بِذَاتِهِ تَعَالَى وَذَاتُ رُسُلِهِ وَمَا يَتْبَعُ ذَالِكَ:Keutamaannya ilmu tauhid yaitu paling utamanya ilmu,sebab mengungguli semua ilmu karena berkaitan dengan Dzat Allah dan Dzat Rasul.
  4. وَنِسْبَتُهُ:اَصْلُ الْعُلُوْمِ الدِنِيَةِ وَمَا سِوَاهُ:Nisbatnya ilmu tauhid yaitu asal yang jadi pokoknya ilmu sebab bisa menetapkan sah dan tidak sahnya ibadah itu menghitung benar2nya bertauhid.Dan ilmu yang lainnya itu adalah cabang.
  5. وَوَاضِعُهُ:اَبُوْالْحَسَنَ الاَشْعَرِى وَمَنْ تَبِعَهُ وَاَبُوْمَنْصُوْرَالْمَا تُوْرِدِيْ وَمَنْ تَبِعَهُ:Penciptanya yaitu:Abu Hasan Al-Asy’ari dan pengikutnya,Abu Mansur Al-Maturidi dan pengikutnya yang di namakan golongan Ahlu Sunnah Wal Jama’ah.
  6. وَاِسْمُهُ :عِلْمُ التَوْحِيْدِ لاِ َنَ مَبْحَثَ الْوَحْدَانِيَةِ اَشْهُرُ مَبَاحَثَتِهِ وَيُسَمَى اَيْضًا عِلْمُ الْكَلاَمِ:Namanya adalah ilmu tauhid sebab membahas keesaan Allah yang suka di namakan juga ilmu kalam.
  7. وَاسْتِمْدَادُهُ:مِنَ اْلاَدِلَةِ الْعَقْلِيَةِ وَالنَقْلِيَةِ:Landasannya yaitu:dari dalil2 ‘aqliyyah(logika)dan naqliyyah yaitu Al-Qur’an dan hadist.

وَحُكْمُ الشَا رِعُ فِيْهِ الْوُجُوْبِ الْعَيْنِ عَلَى كُلِ مُكَلَفٍ مِنْ ذَ كَرٍ وَاُنْثَى:Dan hukumnya belajar ilmu tauhid yaitu fardu ‘ain untuk setiap orang yang mukallaf dari golongan laki2 dan perempuan.

  1. وَمَسَا ئِلُهُ قَضَا يَا هُ الْبَا حَثَةُ عَنِ الْوَا جِبَاتِ وَالْجَائِزَاتِ وَالْمُسْتَحِيْلاَ تِ:Dan masalahnya yaitu membahas kepada perkara yang wajib,yang jaiz dan yang mustahil pada Allah dan Rasul-Nya.

 

PENJELASAN KITAB UMMUL BARAAHIIN

MAKSUD DARI       قاَلَ الشَيْخُ الْفَقِيْه

Telah berkata Syekh Al-Faqih Al-Wali Assoleh yaitu :Abu Abdillah Muhammad Bin Yusuf As-Sanusi Al-Husni,semoga Allah memberikan rahmat kepadanya dan memberikan manfa’at kepada kita dengan keberkahan Beliau dan ilmu2 Beliau.

Segala puji itu milik Allah yang lapang kedermawanannya dan pemberiannya yang sudah menyaksikan kepada wajib wujudnya Allah dan wahdaniyyatnya Allah dan agung kemuliaannya Allah.Dengan adanya wajib wujudnya Allah,maka menjadi wajib butuhnya semua makhluk kepada Allah baik yang ada di bumi maupun yang ada di langit.Dan Allah maha sekutu.Allah MahaPengasih dan Maha Penyayang yang menyeluruh ni’mat2nya kepada semua alam semesta.Maka tidak ada yang lepas dari ni’mat2 Allah kepada satupun dari makhluk2 Allah.Allah yang Mah Lapang pemberiannya kepada semua yang membutuhkan dan Allah Yang Maha Sendiri didalam mengadakan makhluk,maka tidak ada yang mampu untuk mensyukuri kepada ni’mat2 Allah kecuali dengan mendapatkan ilham dari Allah,yang itu ilham termasuk dari ni’mat2 Allah yang banyak.Dan Allah yang banyak memberinya dan yang maha kaya dan yang maha suci dan tidak akan bisa sampai kepada satu perkara dari karunianya Allah kecuali murni dari karunianya.Maksudnya,kebaikan Allah itu tidak ada tujuan apapun.Maha Tinggi Allah dan Maha Bersih Allah dari beberapa tujuan dan dari yang membantu dan wakil2 serta mentri2[patih].

MAKSUD DARI اَلْحَمْدُلِلهِ الْوَاسِعِ:

Kata pengarang ini kitab:kami memuji kepada Allah SWT atas limpahan ni’mat2 Allah yang tidak bisa terhitung dan kami memuji kepada Allah yang Maha Agung dan Maha Perkasa itu dari ni’mat2 Allah dan kami bersyukur kepada Allah yang maha berkah dan mah tinggi dan jauh dari sifat yang tidak pantas untuk Allah.Dan Allah itu maha pengasih dan maha penyayang yang menghilangkan dengan kurnianya kepada setiap orang yang sedang susah dan bingung didalam hati2nya dan anggota badannya dan lidahnya dengan perkara yang dikehendaki Allah,seperti melakukan dzikir kepada Allah,sebab berdzikir kepada Allah itu bisa menghilangkan kesusahan didalam hati.

MAKSUD DARI    وَنَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلَا الله

Kami bersaksi bahwa tiada Tuhan yang  wajib disembah kecuali Allah yang  tunggal dan tidak ada sekutunya bagi Allah dengan menyaksikan yang timbul dari keyakinan yang murni,maka tidak datang kepada halaman syahadat ya’ni hati dengan anugerah Allah SWT segala keragu-raguan .

MAKSUD DARI           :وَ نَشْهَدُ اَنَ سَيِدَنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَدٍ

Dan kami bersaksi bahwa sesungguhnya panutan kami Nabi Muhammad SAW itu adalah hamba Allah dan Rasul-Nya dengan penyaksian yang kami pilih itu syahadat atas karunia Allah dan dengan pertolongan yang baik,untuk perkara yang memecahkan tulang punggung dan yang melebur hati dari repotnya waktu mati dan di dalam kubur dan dari terus menerusnya perkara yang masyaqot/repot dihari kebangkitan dari kubur dan di hari pembalasan amal.

MAKSUD DARI  :وَنَحُوْزُ بِهَابِفَضْلِ اللَهِ تَعَالى

Dan semoga kami mendapatkan  dengan itu syahadat atas karunia Allah SWT beserta ibu bapak kami,anak cucu kami,saudara2 dan kekasih2 kami yang berada ditempat yang paling atas disyurga firdaus.Ya’ni tempat terakhir yang paling tinggi.

MAKSUD DARI:وَالصَلاَةُ وَالسَلاَ مُ عَلَى سَيِدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَدٍ

Dan rohmat Allah beserta salamnya semoga tetap tercurah kepada panutan dan pemimpin kami Nabi Muhammad SAW yang menjadi matanya semua maujud.Nabi di nisbatkan kepada mata dalam artian bisa menjadi wasilah mendapatkan petunjuk jalan masing2.Dan yang menjadi sari patinya semua maujud ya’ni yang paling mulia2nya dan paling baiknya semua maujud dan yang menjadi ‘Aruusulmamlakati ya’ni yang menghiasi dunia dan akhirat yang mempunyai keluhungan yang agung yang tidak bisa terhitung dan diringkas.Dan yang mempunyai maqom yang terpuji ya’ni syafa’atul ‘udzma.Dan yang mempunyai haud ya’ni telaga kaustar yang didatangi oleh semua ummatnya.Dan yang mempunyai wasilatul’udzma ya’ni pangkat yang agung di dunia dan di akhirat.

Dan yang menjadi tempat berlindungnya makhluk dan kepada Beliau Nabi Muhammad SAW semua makhluk berdatangan dihari berturut2nya dan terus menerusnya kerepotan yang sangat dahsyat sehingga tidak perduli para pembesar,para Rasul,dan para Nabi dari memberikan syafa’at kepada masing2 ummatnya,karena mereka hanya mementingkan dirinya masing2.

MAKSUD DARI  : فَصَلىَ اللَهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ

Maka semoga Allah memberikan rahmat kepada Nabi Muhammad SAW dan memberikan keselamatan baginya,ya’ni kepada seorang Rasul yang memakaikan kebaikan dan keagungan untuk perkaranya.Dan juga  mengungguli Rasul kepada tinggi kursi mahasin dan mafakhir ya’ni langgengnya itu kebaikan dan keagungan kepada Rasul sebagai tanda unggulnya Rasul dari pada semua makhluk yang lainnya.Yang menjadikan tidak ada keinginan kepada makhluk yang lainnya untuk mendapatkan itu martabat yang sangat tinggi.

MAKSUD DARI وَرَضِيَ اللَهُ تَعالَى

Dan semoga Allah meridhoi kepada keluarga dan para sahatnya Nabi,ya’ni orang2 yang ada sesudah wafatnya Nabi yang di ibaratkan kepada matahari,dan bintang2 di tempat yang tinggi,yang keberadaannya  untuk memberikan petunjuk kepada jalan agama  dan untuk memberikan hidayah semua makhluk.Dan semoga ridho Allah diberikan kepada para Tabi’in ya’ni orang2 yang turut kepada keluarga dan para sahabat,dan kepada Tabi’it Tabi’in[orang2 yang mengikuti Tabi’in] didalam kebaikan sampai hari faslilqodho ya’ni sampai hari kiamat.

MAKSUD DARI :وَبَعْدُ

Dan sesudahnya memuji kepada Allah dan membaca solawat serta salam kepada Rasulullah,keluarga,sahabat2nya,para Tabi’in dan Tabi’it Tabi’in,maka yang menjadi pentingnya suatu perkara bagi orang yang mempunyai akal sempurna di zaman sekarang yang sulit karena tidak tunduk kepada jalan yang hak,orang itu harus berusaha untuk menjalankan aqidah yang akan menyelamatkan dirinya dari hidup kekal di dalam neraka.

MAKSUD DARI:وَلَيْسَ ذَلِكَ

Dan tidak ada cara untuk menyelamatkan diri dari siksa api neraka yang kekal kecuali dengan menguatkan aqidah tauhid mengikuti jalan yang sudah ditetapkan oleh para Imam Ahlussunnah yang  ma’rifat serta para ulama pilihan.

MAKSUD DARIوَمَا اَنْدَرَمَنْ يُتْقِنُ ذَلِكَ:

Dan sangatlah langka orang yang menguatkan keyakinannya kepada akidah tauhid pada zaman yang sudah merajalela kebodohan yang seperti laut dan sudah merajalelanya kebatilan dengan benar2 merajalela.Dan itu kebodohan mendatangkan kepada setiap peloksok bumi kepada ingkar yang hak,dan membenci kepada ahli hak dan menghiasi perkara batil dengan ucapan2 yang palsu yang dijadikan sebagai tipuan.

MAKSUD DARIوَمَا اَسْعَدَ الْيَوْمَ:

Dan sangatlah bahagia orang di zaman sekarang yang mendapatkan taufik bisa menetapkan aqoidul iman serta mengetahui hukum2 agama/ilmu fiqih yang dibutuhkan oleh orang itu di dalam amaliyyah yang berhubungan dengan pekerjaan yang dzohir seperti solat,dan yang bathin seperti niat,sehingga menjadi bahagia hatinya dengan mendapatkan cahaya haq dan menjadikan  terang hatinya.

MAKSUD DARIثُمَ اعْتَزَلَ الْخَلْقُ:

Selanjutnya orang itu ‘uzlah ya’ni menjauhi makhluk [manusia]semuanya sambil berniat untuk memutuskan dari keburukan orang2  sampai meninggalkan alam dunia[mati].Maka orang itu di berikan keni’matan dengan melihat keadaan setelah kematiannya berupa keni’matan dan kebahagiaan yang tidak bisa digambarkan dengan kata2 lisan,dan orang itu tidak masuk kebawah pertimbangan pemikiran,karena sabar di waktu yang sebentar[dunia]maka akan bahagia di waktu yang lama[akhirat].

MAKSUD DARIفَسُبْحَا نَ مَنْ يَخُصُ:

Maka Maha Suci Dzat Allah yang menentukan dengan memberikan ni’mat-Nya kepada orang yang dikehendaki oleh-Nya dari sebagian hamba2-Nya,dan Allah mendekatkan ya’ni menjadikan taqarrub kepada orang yang dikehendaki oleh-Nya.Dan Allah menjauhkan  kepada orang yang dikehendaki-Nya dengan tidak terpaksa.

MAKSUD DARIوَقَدْ اَلْهَمَ مَوْلاَنَا:

Dan Allah nyata sudah memberikan ilham dengan kurnia-Nya dan keagungan kedermawanan-Nya didalam ini zaman yang banyak kejelekannya kepada perkara ni’mat yang kami tidak bisa mensyukurinya itu ni’mat,yaitu dari ni’mat mengetahui aqoidul iman.Dan juga Allah telah menurunkan kepada mengetahui aqoidul iman didalam dalam2nya hati dengan perkara yang dibutuhkan dari beberapa dalil yang pasti.Dan juga Allah telah memberikan dengan murni dari karunia-Nya serta dari kebagusan-Nya kepada masalah2 juz’iyyah yang sedikit sekali pada zaman sekarang ada orang yang memberitahu ataupun mengingatkan kepada ini masalah juz’iyyah didalam aqoidul iman dengan khusus dari para imam terkemuka.

MAKSUD DARI

Dan Allah telah menunjukkan dengan kemurnian sifat dermawannya untuk membuktikan masalah2 yang nyata telah diberi ujian pada itu masalah,yaitu orang yang tidak disangka2 terjadi kesalahan aqidah dari golongan orang yang dikenal dengan banyak hafalannya dan kukuh ilmunya seperti kesalahan aqidah dari Syekh ‘Ukbani,yang menekadkan bahwasanya kalam Allah itu disusun dari beberapa huruf dan beberapa suara.

Ya Allah,sebagaimana tuan telah memberikan ni’mat,semoga tuan menambah lagi karunianya.Hai Dzat yang mempunyai sifat kemuliaan dan keagungan semoga Tuan menyempurnakan itu keni’matan terhadap kami semua,dengan mati didalam keadaan husnul khotimah,dan bisa masuk setelah kematian beserta golongan yang menjadi kekasih Tuan didalam desa keamanan yaitu syurga,dan semoga Tuan tidak menjadikan kami dari sebagian orang2 yang diam dari istidraj dengan ni’mat Tuan.Hai Dzat yang mempunyai keagungan anugerah dan yang selalu memberikan ni’mat,maka dengan sifat kedermawanan keagungan Tuan,dan MahaTingginya Dzat Tuan,kemudian dengan rahmat Tuan yang diberikan kepada kami,ya’ni Sayyiduna Muhammad SAW,meminta perlingungan dari dicabut itu ma’rifat aqoidul iman setelah kami diberi-Nya ma’rifat aqoidul iman.Dan memohon penjagaan dari murka Tuan,dan juga dijaga dari gabungnya serta orang2 yang rugi dan yang terhalang dari hasil maksud tujuannya.

MAKSUD DARI:وَمِنْ جُمْلَةِ نِعَمِ مَوْلاَنَا

Dan dari sebagian ni’mat Allah yang Maha Agung dan pemberiannya yang tinggi dan mulia yaitu bahwasanya Allah telah memberikan taufik dengan karunianya pada zaman sekarang ini yang banyak kebodohan didalam masalah agama,untuk menyusun kitab aqidah yang kecil jirimnya tapi banyak ilmunya,yang mencakup kumpulan aqidah tauhid yang di perkuat dengan dalil2 qot’iyyah yang mudah dimengerti bagi orang yang mempunyai pemikiran yang benar.

MAKSUD DARI:ثُمَ خَتَمْنَاهَا بِشَيْئٍ

Selanjutnya saya mengakhiri itu aqidah dengan satu perkara yang tidak dapat saya lihat,ya’ni telah memberikan  perkara itu kepada  saya seseorang dari ulama mutaqoddimin bukan dari ulama muta’akhirin.Dan perkara itu adalah:sesungguhnya saya telah menjelaskan dua kalimah syahadat yang tidak ada keperluan bagi orang mukallaf dari mengetahui dua kalimah syahadat itu.Dan orang2 akan merasa rindu kepada ma’na kalimah syahadat yang diibaratkan hausnya orang untuk meminum air tawar,karena dengan kalimah syahadat,diketuk pintu2 karunia Allah yang bisa masuk kepada golongan muttaqiin beserta para nabi,para syuhada dan para solihin.Dan dengan menyempurnakan  mengetahui ma’na syahadat dengan I’tiqod yang jazim,maka seorang hamba akan selamat selamanya dari panca bahaya  kebencian Allah.Dan dengan anugrah Allah,maka akan naik ke tempat yang paling tinggi di syurga ‘illiyyiin.

MAKSUD DARI  :فَذَكَرْنَاهَا مَعْنَاها اَوَلاً

Dan saya menjelaskan ma’na kalimah syahadat,serta menjelaskan jalan masuknya semua aqoidul iman didalam kalimah syahadat supaya menjadi bahagia hatinya orang2 yang bertaqwa dengan sebab dzikir pada kalimah syahadat.Dan menjadi jelas untuk hati dan badannya muttaqiin,perkara yang melipat dari ma’na yang baik,yang akan jelas badannya dari sifat tawadhu’,khudu’ dan bercahaya.Maka para muttaqiin merasa bangga nanti di hari kiamat memakai pakaian yang bagus karena sebab telah ma’rifat pada ma’na kalimah syahadat,sambil hilir mudik diantara taman2 syurga.

Maka kalian harus mengharapkan masuk kepada golongan wali2 Allah dengan mempelajari kitab aqidah yang tidak menyimpang itu aqidah setelah ditelitinya.Dan merasa perlu kepada kitab aqidah kecuali orang2 yang dijaga oleh Allah dari menghasilkan  maksudnya,karena tidak ada yang menyerupai kitab aqidah yang saya ketahui.Dan dengan karunia Allah kitab aqidah itu melebihi yang lainnya,dikarenakan ma’na2nya yang baik dibandingkan kitab yang besar dari fan ilmu tauhid.

 

About admin

Nama saya gilang mahival, Hanya seorang hamba allah yang gemar menimba ilmu dari pesantren ahlussunnah. Dan mengharapkan ridha nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*